Friday, April 11, 2014

10:06 PM


SEJARAH ADALAH PENGETAHUAN TERBESAR

Sebagai mahasiswa yang selalu berfikir kritis, tentunya jika melakukan kesalahan sekecil apapun, maka langsung memperbaikinya. Bagaimana ingin menjadi reader conciousness atau critical yang handal apabila masih terdapat kesalahan yang kecil. Sebab kita telah memasuki level IGNORANCE!!. Bukan lagi kepada level mistake ataupun weakness.
            Milan Kundera comments (in L’Art Duroman, 1986)  menulis adalah untuk seorang penyair yang melumpuhkan samping-samping dinding bahwa di sana adalah sesuatu yang tersembunyi. Di dalam respectnya tugas dari seorang penyair adalah berbeda dari bekerjanya sesuatu sejarah juga mengetahui lebih jauh dari apa yang diciptakannya.
Writing-History-Invents
            Sejarah seperti sebuah penyair, membuka dalam kejadian yang baru, pada kemuingkinan orang yang pernah disembunyikan. Lalu apakah sejarah itu berasal atau seharunya dari sebuah fakta? Untuk menaikan sebuah misi, seorang penyair harus menolak untuk kebenaran pengetahuan dari yang sebelumnya, kebenaran yang siap itu nyata ataupun jelas karena mengeluarkan dari sebuah permukaan atau dalam bidangnya ters ebut.
Thesis Statement merupakan sebuah batu loncatan kita untuk menuju kepada sebuah sumber daya yang akan menghasilkan sebuah Affordances yaitu bahwa menulis adalah menggali banyak potensi sebab melewati: Agama, Histori, Antropology, etc.
Sejak sejarah itu adalah berakhirnmya daris ebuah proses kreasi manusia bukan alasan yang sama untuk alasannya (dari apa yang dibicarakan). Meskipun intinya adalah sama namun dari perbedaan sebuah prosesnya itu yang dapat menimbulkan variety of history. Agama di Indonesia memang memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Hal ini dinyatakan dalam Ideologi pancasila yang terdapat pada dasar Negara kita yaitu pancasila pasal pertama yang berbunyi” Ketuhanna Yang Maha Esa”. Oleh sebab itusejumlah budayayang terdapat di Indonesia juga berpengaruh terhadap politik. Oleh sebab itu dapat di gambarkan sebagai berikut:
History-Religion-Culture-Politik
           Berbicara mengenai agama, banyaknya agama serta aliran keercayaan yang ada di Indonesia, konflik antar agamapun sering kali tidak tereraikan. Lebih dari itu kepemimpinan politik Indonesia memainkan peranan yang penting dalam hubungan antara kelompok maupun golongan.
Jika kita kaitkan dari poin di atas mengenai Agama, Histori dan Antropolog. Saya teringat pada artikel Howard Zinn yaitu” Speaking Truth to Power with Book1. Yang menjelaskan Christoper Columbus.
  1. Antropology
Antropology adalah salah satu cabnag Ilmu social yang mempunyai tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu . antropologi muncul berawal dari keterkaitan orang-orang Eropa yang melihat cirri-ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa.
Anthropology lebih memusatkan pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal, tunggal dalam arti kesatuan masyarakat yang tinggal di daerah yang sama. Antropologi mirip sociology tetapi pada sosiologi lebih menitik beratkan kepada masyarakat dan kehidupan social.
Kita dapat mengetahui lebih jelas tentang anthropology yaitu: anthropology berasal dari bahasa Yunani “Avpwttoc” di baca anthropoc yang berarti manusia atau orang dan logos berarti “wawancara”. Jadi Antropology adalah mempelajari manusia sebagai makhluk social.
Anthropology memiliki 2 sisi Holostik dimana meneliti manusia pada tiap waktu dean hidup dimensi kemanusiannya. Arus utama inilah yang secara tradisional memisahkan antropologi dari disiplin ilmu kemanusiaan lainnya yang menentukan pada perbandingan dan perbedaan budaya antar manusia. Walaupun begitu sisi ini banyak diperdebatkan dan menjadi kontroversi sehingga metode Antropology sekarang sering kali dilakukan pada pemusatan pemikiran pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal.
                 Anropology juga berdiri dari banyaknya beberapa tingkatan atau macam-macamnya. Kemudian jika kita hubungkan dengan history yaitu penggabungan antara sejarah dan peradaban orang-orang tunggal seperti contoh Howard Zinn.
                 Menurut R.G Collingwood mendefinisakn sejarah adalah” History is the History of thought. Dapat kita pahami bahwa sejarah menyangkutseluruh perubahan dan dan perubahan kehidupan manusia. Untuk mengungkap kehidupan manusia sejarah dapat dirumuskan ke dalam pertanyaan sebagai berikut:
  1. What => apa yang merujuk kepada peristiwa masa lalu.
  2. Who => siapa yang merujuk tentang tokoh atau orang yang terlibat di dalamnya.
  3. When => merujuk kepada terjadinya waktu peristiwa
  4. Where => merujuk kepada tempat peristiwa
  5. How => merujuk kepada suatu proses terjadinya peristiwa
  6. Why => keterlibatan sebab akibat dari sebuah sejarah.
Dari penjelasan di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa jika kita hubungkan dengan class review minggu lalu, yaitu berhubungan dengan historian = linguistic = poet(crush) bahan curahan yang akan menyatu menjadi discover bukan Invent.
Sebetulnya untuk mempelajari sejarah kita harus benar-benjar mengetahuinya. Jika tidak, seperti halnya kasusu Columbus sebagai penemu amerika”dikatakanyya”. Banya korang-orang yang tidak tahu dalam sejarah-sejarah di dunia. Oleh sebab itu kita sebagai mahasiswa harus teliti sehingga dapat membangun proses creative orang lebih baik.

0 comments:

Post a Comment