Sunday, April 6, 2014

Kemerdekaan di atasPersengketaan
Introduction
Kiniwaktusemakinbergulircepat, kamipundipaksauntukberpikirkritis, kreatifdaninovatif.Hamparan kata, kalimatdanparagrafmasihmenjadisenjatayang ampuhuntukmenghasilkansebuahartikel yang sesuaidenganekpektasi Mr. Lala.Namunbukansekedartulisanbelakaakantetapitulisan yang berbobotdanmencakupnilai-nilaifakta yangeksplisit. Kali ini kami merambahpadabumi Nusantara tepatnyadibelahanbumi paling timurdari Indonesiayaitu Papua Barat.Tujuannyaadalahuntukmengungkappersengketaan Indonesia danBelandadalammemperebutkan Papua Barat.Serta hal-halpenting yang terkandung di dalamnya.
Summary
Papua Barat (sebelumnya IrianJaya Barat disingkat Irjabar) adalahsebuahprovinsi Indonesia yang terletak di bagianbaratPulau Papua.Ibukotanyaadalah Manokwari.NamaprovinsiinisebelumnyaadalahIrian Jaya Barat yang ditetapkandalamUndang-Undang Nomor 45 Tahun 1999.Berdasarkan PeraturanPemerintah Nomor 24 Tahun 2007 tanggal 18 April 2007, namaprovinsiinidiubahmenjadi Papua Barat. Papua Barat dan Papua merupakanprovinsi yang memperoleh status otonomikhusus.
Wilayah provinsiinimencakupkawasankepalaburungpulau Papua dankepulauan-kepulauan di sekelilingnya. Di sebelahutara, provinsiinidibatasioleh SamudraPasifik, bagianbaratberbatasandenganprovinsi Maluku Utara danprovinsi Maluku, bagiantimurdibatasioleh TelukCenderawasih, selatandengan LautSeram dantenggaraberbatasandenganprovinsi Papua. Batas Papua Barat hampirsamadenganbatas Afdeling ("bagian") West Nieuw-Guinea ("Guinea Baru Barat") di masa HindiaBelanda.
Provinsi Papua Barat inimeskitelahdijadikanprovinsitersendiri, namuntetapmendapatperlakuankhusussebagaimanaprovinsiinduknya.Provinsiinijugatelahmempunyai KPUD sendiridanmenyelenggarakanpemiluuntukpertamakalinyapadatanggal 5 April 2004.
Provinsiinimempunyaipotensi yang luarbiasa, baikitupertanian, pertambangan, hasilhutanmaupunpariwisata.Mutiaradanrumputlautdihasilkan di kabupaten Raja Ampat sedangkansatu-satunyaindustritradisionaltenunikat yang disebut kain Timordihasilkan di kabupaten Sorong Selatan.Siruppalaharumdapatdiperoleh di kabupaten Fak-Fak sertaberagampotensilainnya.SelainituwisataalamjugamenjadisalahsatuandalanIrian Jaya Barat, seperti Taman NasionalTelukCenderawasih yang berlokasi di kabupaten TelukWondama.Taman NasionalinimembentangdaritimurSemenanjungKwatisoresampaiutaraPulauRumberpondenganpanjanggarispantai 500 km, luasdaratmencapai 68.200 ha, luaslaut 1.385.300 ha denganrincian 80.000 ha kawasanterumbukarangdan 12.400 ha lautan.
Disampingitubaru-baruini, ditemukansebuahgua yang diklaimsebagaiguaterdalam di duniaolehtimekspedisispeologiPerancis di kawasanPegununganLina, KampungIrameba, DistrikAnggi, Kabupaten Manokwari. Guainidiperkirakanmencapaikedalaman 2000 meter.Kawasanpegunungan di Papua Barat masihmenyimpanmisterikekayaanalam yang perludiungkap.
Ketika Indonesia diproklamasikan, daerah Indonesia yang masukdalamproklamasitersebutadalah Indonesia yang masukdalamkekuasaanHindiaBelanda, yaitu “Dari SabangSampai Amboina”, tidaktermasukkekuasaan Nederland Nieuw-Guinea (Papua Barat).[i] Karenaitupernyataanberdirinya Negara Indonesia adalah Negara Indonesia yang bataskekuasaanwilayahnyadariSabangsampai Amboina tanpa Papua Barat. 
Tanggal 19 Agustus 1945 (duaharisetelahkemerdekaan Indonesia) Indonesia dibagidalamdelapanbuahPropinsi.Salah satuPropinsinyaadalah Maluku.Banyakkalanganberasumsibahwawilayah Papua Barat masukdalamwilayahPropinsi Maluku.Padahalsecaranyatapenguasaanwilayah Papua Barat dalamkekuasaanPropinsi Maluku itudipikirkandandirealisasikansejakpembentukansebuah Biro Irianpadatanggal 14 Desember 1953 yang bertugasmengadakanpenelitianmengenaidaerah Indonesia yang bisadijadikansebagaijembatanuntukmerebutIrian Barat daritanganBelanda. Dari hasilpenelitianitu, ternyatapilihanjatuhpadawilayah Maluku Utara.Makadenganlahirnya UU No. 15 Tahun 1956 tentangpembentukanPropinsiIrian Barat, SoasiuditetapkansebagaiibukotaPropinsiIrian Barat denganGubernurZainalAbidinSyah (Sultan Tidore) yang dikukuhkanpada 17 Agustus 1956 bersamaandenganPeresmianPropinsiIrian Barat Perjuangan.
SetelahperesmianPropinsiIrian Barat perjuangan, Papua Barat tetapmenjadidaerahsengketaantara Indonesia danBelanda.Beberapapersitiwapolitikdalammemperebutkan Papua Barat olehkeduabelapihakadalah:
SebelumpenandatanganPerjanjianLingggarjatipemerintahBelandapernahmenyatakan agar Papua Barat dapatmenerima status sendiriterhadapKerajaanBelandadan Negara Indonesia Serikatmenurutjiwapasal 3 dan 4 Perjanjiantersebut. Jadi di siniBelandamengadakanpengecualianbagi Papua Barat agar kedudukanhukumwilayahtersebuttidakditentukanolehPerjanjianLinggarjati.

OperasiTrikora (Tri Komando Rakyat) adalahkonflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untukmenggabungkanwilayahPapua bagianbarat.Padatanggal 19 Desember 1961, Soekarno (Presiden Indonesia) mengumumkanpelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarnojugamembentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkatsebagaipanglima.Tugaskomandoiniadalahmerencanakan, mempersiapkan, danmenyelenggarakan operasimiliter untukmenggabungkan Papua bagianbaratdengan Indonesia.
Dalam pidatonya ”Membangun Dunia Kembali” di forum PBB tanggal 30 September 1960, Presiden Soekarno berujar, ”......Kami telah mengadakan perundingan-perundingan bilateral......harapan lenyap, kesadaran hilang, bahkan toleransi pu n mencapai batasnya. Semuanya itu telah habis dan Belanda tidak memberikan alternatif lainnya, kecuali memperkeras sikap kami.”
Tindakan konfrontasi politik dan ekonomi yang dilancarkan Indonesia ternyata belum mampu memaksa Belanda untuk menyerahkan Irian Barat. Pada bulan April 1961 Belanda membentuk Dewan Papua, bahkan dalam Sidang umum PBB September 1961, Belanda mengumumkan berdirinya Negara Papua. Untuk mempertegas keberadaan Negara Papua, Belanda mendatangkan kapal induk ”Karel Doorman” ke Irian Barat.
Terdesak oleh persiapan perang Indonesia itu, Belanda dalam sidang Majelis Umum PBB XVI tahun 1961 mengajukan usulan dekolonisasi di Irian Barat, yang dikenal dengan ”Rencana Luns”.
Menanggapi rencana licik Belanda tersebut, pada tanggal 19 Desember 1961 bertempat di Yogyakarta, Presiden Soekarno mengumumkan TRIKORA dalam rapat raksasa di alun alun utara Yogyakarta, yang isinya :
1. Gagalkan berdirinya negara Boneka Papua bentukan Belanda
2. Kibarkan sang Merah Putih di irtian Jaya tanah air Indonesia
3. Bersiap melaksanakan mobilisasi umum
Apabiladitinjaudari segisejarah ,bahwaKonferensiMejaBundar yang dilakukanuntukmengaturpenyerahankedaulatan Indonesia diwarnaidenganusahalicikBelanda yang inginterusmempertahankanIrian Barat (New Guinea) denganalasankesukuan. Akhirnya KMB memutuskanpenyelesaianIrian Barat akanditentukan dalammasasatutahunsetelahpenyerahankedaulatanmelaluiperundinganantara RIS denganKerajaanBelanda. BenarkahalasanBelandamempertahankanIrian Barat karenamasalahkesukuan ?Ternyatabukan !AlasansebenarnyaadalahbahwapadasaatituBelandasedangmengadakaneksplorasi / penelitiansumberdayaalam di Iriandanberhasilmenemukanfaktabahwa di Irian Barat terdapattambangemasdan uranium terbesar di dunia (sekarangdinamakan Freeport yang merupakanperusahaanasingmilikBelanda ) yang tidakakanhabis di galiselama 100 tahun. BelandatetapmempertahankanIrian Barat sebagaijajahannya, danmemasukanwilayahIrian Barat kedalamKonstitusinyapadatanggal 19 Pebruari 1952.DengandemikianBelandasendiritelahmelanggarisi Round Table Conference yang telahdisepakatidengan RIS.
Sementaraitu, PresidenAmerikaSerikat yang barusajaterpilih John Fitzgerald Kennedy merasarisaudenganperkembangan yang terjadi di Irian Barat. Dukungan Uni Soviet ( PM. Nikita Kruschev ) kepada perjuangan RI untuk mengembalikan Irian Barat dari tangan Belanda, menimbulkan terjadinya ketegangan politik dunia, terutama pada pihak Sekutu (NATO) pimpinan Amerika Serikat yang semula sangat mendukung Belanda sebagai anggota sekutunya. Apabila Uni Soviet telah terlibat dan Indonesia terpengaruh kelompok ini, maka akan sangat membahayakan posisi Amerika Serikat di Asia dan dikhawatirkan akan menimbulkan masalah Pasifik Barat Daya. Apabila pecah perang Indonesia dengan Belanda maka Amerika akan berada dalam posisi yang sulit. Amerika Serikat sebagai sekutu Belanda akan di cap sebagai negara pendukung penjajah dan Indonesia akan jatuh dalam pengaruh Uni Soviet.
Untuk itu, dengan meminjam tangan Sekjend PBB U Than, Kennedy mengirimkan diplomatnya yang bernama Elsworth Bunker untuk mengadakan pendekatan kepada Indonesia – Belanda. Sesuai dengan tugas dari Sekjend PBB ( U Than ), Elsworth Bunker pun mengadakan penelitian masalah ini, dan mengajukan usulan yang dikenal dengan ”Proposal Bunker”. Adapun isi Proposal Bunker tersebut adalah sebagai berikut:”Belanda harus menyerahkan kedaulatan atas Irian barat kepada Indonesia melalui PBB dalam jangka waktu paling lambat dua tahun”
Organisasi Papua Merdeka (disingkat OPM) adalah sebuah organisasi yang didirikan tahun 1965 dengan tujuan membantu dan melaksanakan penggulingan pemerintahan yang saat ini berdiri di provinsi Papua danPapua Barat di Indonesia, sebelumnya bernama Irian Jayamemisahkan diridari Indonesia, dan menolak pembangunan ekonomi dan modernitas.[3]Organisasi ini mendapatkan dana dari pemerintah Libya pimpinan Muammar Gaddafi dan pelatihan dari grup gerilya New People's Army beraliran Maoisyang ditetapkan sebagai organisasi teroris asing oleh Departemen Keamanan Nasional Amerika Serikat.
Organisasi ini dianggap tidak sah di Indonesia. Perjuangan meraih kemerdekaan di tingkat provinsi dapat dituduh sebagai tindakan pengkhianatan terhadap negara. Sejak berdiri, OPM berusaha mengadakan dialog diplomatik, mengibarkan bendera Bintang Kejora, dan melancarkan aksi militan sebagai bagian dari konflik Papua. Para pendukungnya sering membawa-bawa bendera Bintang Kejora dan simbol persatuan Papua lainnya, seperti lagu kebangsaan "Hai Tanahku Papua" dan lambang nasional. Lambang nasional tersebut diadopsi sejak tahun 1961 sampai pemerintahan Indonesia diaktifkan bulan Mei 1963 sesuai Perjanjian New York.
Sebagai salah satu kewajiban pemerintah Republik Indonesia menurut persetujuan New York, adalah pemerintah RI harus mengadakan penentuan pendapat rakyat di Irian Barat paling lambat akhir tahun 1969. pepera ini untuk menentukan apakah rakyat Irian Barat memilih, ikut RI atau merdeka sendiri. Penentuan pendapat Rakyat akhirnya dilaksanakan pada tanggal 24 Maret sampai dengan 4 Agustus 1969.Mereka diberi dua opsi, yaitu : bergabung dengan RI atau merdeka sendiri.
Setelah Pepera dilaksanakan, Dewan Musyawarah Pepera mengumumkan bahwa rakyat Irian dengan suara bulat memutuskan Irian Jaya tetap merupakan bagian dari Republik Indoenesia. Hasil ini dibawa Duta Besar Ortiz Sanz untuk dilaporkan dalam sidang umum PBB ke 24 bulan Nopember 1969. Sejak saat itu secara de yure Irian Jaya sah menjadi milik RI.
Jika saya dihadapkan pada pertanyaan, akankah kamu secara personal mendukung Papua untuk menjadi Negara terpisah? Dan Kenapa? Saya mendukung langkah tersebut karenaapabiladitinjaudari segipolitis, bahwaberdasarkanperjanjian international 1896 yang diperjuangkanoleh Prof. Van VollenHouven (pakarhukumadat Indonesia) di sepakatibahwa ”Indonesia” adalahbekasHindiaBelanda. SedangkanIrian Barat walaupundikatakanolehBelandasecarakesukuanberbedadenganbangsa Indonesia, tetapisecarasahmerupakanwilayahHindiaBelanda.
Apabiladitinjaudari segiantropologi, bahwabangsa Indonesia yang asliadalah Homo Wajakensisdan Homo Soloensis yang mempunyaiciri-ciri: kulithitam, rambutkeriting (rasaustromelanesoid) yang merupakanciricirisukubangsaAborigin (Australia) danrasnegroid (Papua).Selainitu, Papua Barat sebagaipulau paling timur di Indonesia yang mempunyaiSumberDayaAlam (SDA) yang sangatmelimpahsepertibarangtambang, keanekaragamanhayatidanhewanipatutkitapertahankandaribumi Nusantara iniuntukmenjagaEkosistem Negara Indonesia sertauntukmenjalinhubungan International antara Indonesia dengan Negara tetangga.

Saya sebagai pembaca yang awam mengenai Latar belakang Sejarah Kemerdekaan Papua Barat merasa kesulitan dalam memahami berbagai macam versi argumen yang satu sama lain saling berhubungan. Selain itu, saya menemukan kesulitan dalam mengeetahui fakta sebenarnya dari artikel tersebut yangmana mencakup banyak kata istilah yang Ambigu. Namun jika menilik pada realita sejarahnya artikel mengenai Papua Barat ini dapat mengilhami pembaca mengenai perjuangan bangsa Papua dalam memperjuangkan kemerdekaannya dari persengketaan antara Indonesia dan Belanda.

Conclusion
Dengan menganalisa fakta-fakta pembebasan Irian Barat sampai kemudian dilaksanakan Pepera, dapat diambil kesimpulan bahwa Pepera mempunyai arti yang sangat penting bagi pemerintah Indonesia, yaitu :
1. bukti bahwa pemerintah Indonesia dengan merebut Irian Barat melalui konfrontasi bukan merupakan sebuah tindakan aneksasi / penjajahan kepada bangsa lain, karena secara sah dipandang dari segi de facto dan de jure Irian Barat merupakan bagian dari wilayah RI
2. upaya keras pemerintah Ri merebut kembali Irian Barat bukan merupakan tindakan sepihak, tetapi juga mendapat dukungan dari masyarakat Irian Barat. Terbukti hasil Pepera menyatakan rakyat Irian ingin bergabung dengan Republik Indonesia.
Salah satu pemicu konflik di Tanah Papua adalah pemahaman tentang SEJARAH integrasi Papua. Selama ini, masalah inilah (sejarah integrasi Papua) yang menjadi pemicu munculnya sikap saling curiga antara aktivis Papua dengan Pemerintah Indonesia.Padahal sejarah integrasi dimaksud sudah SANGAT JELAS, tertulis dan terdokumentasikan secara resmi hingga ke badan dunia PBB.Karenanya, sangat mudah untuk menarik sebuah kesimpulan bahwa suasana saling curiga itu memang sengaja dimuculkan sebagai bagian dari upaya sistematis untukmelepaskan Papua dari NKRI. Oleh siapa? Oleh Belanda. Aktivis Papua hanya operatornya, tetapi aktornya tetap Belanda dengan pola lama: devide et impera. Mengapa Belanda? Inilah alasannya :Setelah berbagai upaya yang dilakukan pihak Belanda pada masa lalu, baik melalui operasi intelijen maupun invasi militer (ingat, Belanda pernah mengerahkan kapal induknya Karel Dorman ke wilayah perairan Papua awal 1960-an), juga melalui upaya diplomasi dan negosiasi, hasilnya selalu KALAH. Maka digelarlah REFERENDUM (Pepera 1969) yang hasil akhirnya justeru semakin memastikan Belanda harus angkat kaki dari Tanah Papua.
Maka kini, pihak Belanda hanya bisa mencari-cari dalih untuk mengobati luka sejarahnya yang dipecundangi Indonesia, dengan cara MENGGOYANG SEJARAHintegrasi Papua. Para aktivis Papua tanpa sadar telah digiring oleh propaganda Belanda dan sekutunya untuk mengembalikan status politik wilayah Papua ke titik nol. Sasaran yang paling empuk adalah mensuport tokoh gereja seperti Pdt.Socratez Sofyan Yoman, mantan napi Benny Wenda serta Mako dan Buchtar Tabuni, tokoh adat Forkorus Yaboisembut dll, untuk terus-menerus mempersoalkan mekanisme PEPERA yang tidak sesuai mekanisme baku internasional one man one vote.






Referensi


0 comments:

Post a Comment