Saturday, March 1, 2014

10:27 PM
1




 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaDTgOZlUe9Nmg4F5bjpTr6EhQRYYVbRdwna6AofdfuCnNGcJdKcseVXS2joYefbbskPshCCU92KkXvMjHrwGpsq7hVdcW9eXpkzxzBXs9o_RVV_XBvu1HkzbsAeej7HBFooZaXvnJ2GE-/s320/Christopher+Columbus2.jpg



“A room without books is like a body without a soul.” –Cicero
 We read to know we are not alone.” –C. S. Lewis
“There is a wonder in reading braille that the sighted will never know. To touch the words and have
 
Howard Zinn menulis di artikel bahwa menyatakan kebenaran melalui buku adalah sesuatu yang bisa mengubah kesadaran orang-orang, dan bisa mengubah dunia. Yang bisa mengetahui proses menyadari diri sendiri. Dihubungkan dengan inti dari artikel dalam buku Antropology off Shelf itu adalah people’s consciousness  yang berjudul Speaking Truth to Power with Books yaitu kesadaran membaca, Ketika suara diproduksi itu akan cepat hilang begitu saja jika kita tak merekam momen berbicara. Maka tidak aka nada sejarah tentang apa yang dibicarakan. Buku dapat memiliki efek yang kuat. Apakah ini berarti bahwa tanda benar. Orang-orang percaya bahwa mereka tahu sesuatu ketika mereka benar-benar tidak perang adalah neraka. sekarang mari kita lanjutkan. tulisan tangan buku berpengaruh dan itu adalah melalui literatur ibsordity.
Bahwa ketika sesorang berbicara kadang sering dihiraukan untuk itu berbicara harus dituangkan dalam sebuah buku agar tidak hilang begitu saja jejaknya, berbicara dikuatkan dengan adanya sebuah buku, dan akan mengdongkal siapa sebenarnya Cristhoper Colombus melalui penelusuran yang terkuak dalam artikel ini.
Banyak yang mengatakan buku adalah jendela dunia. Betul sekali, buku adalah jendela dunia. Dengan membuka buku berarti Anda membuka jendela dunia. Anda bisa melihat keluar, sesuatu yang baru atau pemandangan yang berbeda dengan apa yang ada di rumah kita. Yang dimaksud rumah adalah pikiran kita saat ini. Sebagian orang mengatakan bahwa dengan membaca sebuah buku berarti kita membuka cakrawala.
Membaca buku adalah kita menyelami dunia lain, yaitu sebuah dunia yang ada di dalam pikiran orang lain. Sementara setiap orang memiliki dunia masing-masing. Dengan membaca buku kita akan menyelami berbagai dunia orang lain yang akan memberikan kita kebijaksanaan yang lebih mendalam dalam menghadapi hidup.
Sebuah buku juga dapat menjadi sumber inspirasi untuk pemecahan masalah dan menjadi dasar pembuatan suatu karya. Seperti misalnya buku yang ceritanya seakan nyata, dapat saja agak mirip dengan kehidupan yang kita jalani. Buku tersebut bisa memberi semangat hidup lebih karena kita berpikir ternyata ada yang mengalami nasib sama seperti kita. Dalam olah karya, inspirasi bisa datang dari apa yang kita baca dari sebuah buku. Sehingga, bacaan yang kita baca tidak hanya sebagai pemenuh rak buku saja. Sayangnya, anggapan penghabisan waktu untuk membaca buku sering bersifat negatif di mata orang awam. Sebenarnya, jika kegiatan membaca buku bisa kita manfaatkan secara maksimal, kita dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih. Sesuatu itu adalah karya yang dapat berupa tulisan maupun sebuah pembuktian teori dari apa yang kita baca.
Jika buku itu tidak kita rasakan manfaatnya, dan diri kita hanya melihat buku itu hanya sebuah object saja, maka proses transfering kedalam diri kita hanya berupa sebuah data saja, yaitu sebuah buku. Misalnya buku itu kitab Al-Qur’an, maka karena kita tidak merasakan manfaatnya, maka Al-Qur’an itu sama seperti tumpukan koran bekas yang tidak berguna. Jadi memori kita hanya terisi oleh data tentang adanya buku yang bernama Al-Qur’an.
Jika suatu buku bisa memberikan wacana, maka hal itu berarti buku itu sudah memberikan informasi kedalam diri kita, banyak hal-hal yang bisa kita eksplorasi dari informasi ini hingga dalam, namun sedalam apapun hasil eksplorasi itu, maka hasilnya hanya sebatas wacana yang dapat memperkaya khasanah kehidupan kita. Coba kita baca buku exclopedia mengenai laut, maka kita akan mengetahui semua keindahan dan dahsyatnya laut hingga dikedalaman laut bisa kita ketahui adanya mutiara. Sekali lagi, sedalam apapun buku itu mengexplorasi laut kepada kita, maka yang kita dapat adalah informasi mengenai adanya keindahan dan keaneka ragaman isinya yang menyimpan mutiara yang tak ternilai harganya. Al-Qur’an pun akan sama seperti buku exclopedia itu yang hanya bisa memperkaya wacana kita dan dapat kita ceritakan kembali dengan sangat menarik kepada siapapun juga, namun perlu di ingat, pada level ini kita belum bisa mendapatkan mutiara yang sebenarnya, kita baru mendapat informasinya.
.           Jika suatu buku dapat memberikan ide, kreativitas hingga menuntun kita pada suatu tindakan akan sesuatu yang sedang kita tuju dan kita ingini, maka melalui buku itu telah terjadi transfering knowledge. Katakanlah bahwa kita berkeinginan untuk mendapatkan Mutiara didasar laut, maka buku itu bisa menjelaskan semua cara untuk mendapatkannya, dia dapat mendefinisikan hal-hal apa saja yang kita perlukan dan daerah mana saja yang mengandung banyak mutiara, dan akhirnya kita memahami dan melakukan actian, pergi dan menyelam kedasar laut hingga mendapatkan tulah hakekatnya kitab Al-Qur’an, kitab yang tidak cukup hanya dibaca, namun harus dimengerti dan dipahami hingga kita dituntun untuk mengactualisasikannya kedalam semua sisi kehidupan untuk mendapatkan arti dan nilai kehidupan yang hakiki sebagai mutiara Sejalan dengan perintah Allah yang sering mengatakan kalimat “beriman dan bertakwalah”, dua kalimat itu sebagai dua sisi mata uang yang masing-masing punyai nilai, beriman merupakan pekerjaan hati yang membisikan apa yang harus kita yakini, dan bertakwa adalah aktivitas diri, semua komponen tubuh bersinergi melakukan tindakan atas apa yang kita yakini, teractualisasi sebagai karekter diri kita atau citra diri kita, dan citra diri hanya akan terbentuk oleh pengalaman-pengalaman yang mempunyai arti, dan itulah rangkaian proses terjadinya Knowledge.
Mudah-mudahan kita bisa mempunyai citra diri yang berlatar belakang Knowledge Al-Qur’an, karena melakukan perubahan peradaban dunia media yang diperlukan adalah knowledge. Knowledge Management, adalah salah satu bidang ilmu sebagai methodology terapan didunia corparate agar menjadi perusahaan yang bisa tumbuh dan bertahan dalam era competitive dunia.
Dan membaca buku adalah perspektif yang kita alami, dan disini kita akan menguak dalam buku karya Howard Zinn siapa sebenarnya Cristhoper Columbus itu,  anggapan dulu bahwa Cristoper Colombus adalah penemu benua Amerika ternyata salah, dia bukan penemu benua Amerika.  Padahal dia sebenarnya adalah seorang penindas, seorang yang pembunuh.
Dan jika buku mengubah hidup seseorang dengan mengubah seseorang kesadaran, itu akan memiliki efek pada dunia, dalam satu atau cara lain, cepat atau lambat, dengan cara yang anda mungkin tidak bisa melacak, Buku operasi di banyak cara untuk mengubah kesadaran masyarakat. Pentingnya buku itu dari pengalaman kita sendiri. Buku itu tidak selamanya bermanfaat karena buku kadang membirakan kelemahan orang sehingga mempengaruhi pemikiran orang. Memang pada dasarnya kita belajar melalui buku. Tapi pilihlah buku yang sekiranya bermanfaat buat kita sendiri. Melalui buku kita bisa memperoleh pengalaman kita sendiri, karena pengalaman kita tuangkan dalam bentuk tulisan. Jadi kadang buku itu ada manfaat dan kejelekannya tergantung kita menggunakan buku tersebut.
Buku adalah tumpukan helaian kertas yang memuatbanyak informasi. Buku terdiri dari berbagai macam, ada buku pendidikan, komik, majalah, novel, dan masih banyak lainnya. Buku selalu menemani hidup kita, saat belajar di sekolah, rumah bahkan perpustakaan. Membaca buku memiliki banyak manfaat, oleh karena itu kita sangat dianjurkan untuk membaca buku. Kamu tahu gak apa aja manfaat yang bisa diperoleh dengan membaca buku ? kalau tidak tahu kita lihat aja Manfaat Membaca Buku dalam Kehidupan Kita di bawah ini.
Saat ini banyak diciptakan buku-buku biografi orang-orang sukses. Jadi jika kita membaca buku seperti buku biografi seseorang yang sukses kita bisa termotivasi untuk mencapai cita-cita. Sebab dalam buku tersebut bisanya berisi tentang perjalanan hidup dan perjuangan orang tersebut hingga menjadi sukses. Seperti peristiwa ada yang menjelaskan di buku bahwa colombus adalah penemu benua Amerika, padahal colombus bukan orang yang menemukan benua Amerika. Jadi kita tidak boleh percaya begitu saja terhadap keseruhan dari sebuah buku, harus kita telaah terlebih dahulu untuk menemukan kebenaran yang hakiki.  Bahwa  kontroversi ekspedisi yang dilakukan oleh colombus. Pelaut yang bernama lengkap Christopher Columbus atau dengan nama Italia-nya Cristoforo Colombo diklaim sebagai orang pertama yang mengarungi jalur Atlantik lalu menemukan benua Amerika. Hal ini selama ratusan tahun masih dianggap sebuah fakta yang tak terbantahkan. Benarkah demikian? Analisis berikut ini mencoba menguraikan dan mengkritisi teori tersebut.
Tentu saja tidak perlu diragukan lagi yang pertama kali datang menemukan benua Amerika adalah nenek moyang asli bangsa Amerika. Mereka mungkin menyeberang ke Amerika melalui Rusia dan Alaska sekitar 12.000 tahun yang lalu. Diskusi penemuan benua Amerika oleh orang-orang Eropa, Afrika, atau Asia, sebenarnya adalah penghinaan terhadap sejarah masyarakat asli benua tersebut. Keberanian dan sejarah mereka sangat tidak dihargai dan tidak dinilai apabila teori Columbus sebagai penemu benua Amerika adalah fakta yang hakiki. Reis menyatakan bahwa peta yang dibuatnya itu berdasarkan sumber-sumber di masa lalu, yaitu peta Yunani dan Arab kuno, termasuk peta yang berdasarkan ekspedisi yang dilakukan oleh Columbus yang berlayar 21 tahun sebelumnya. Yang luar biasa dari peta ini adalah tingkat kedetailannya sehingga memaksa para sejarawan melakukan penelitian ulang tentang teori ekspedisi Columbus.
Peta tersebut dengan jelas menunjukkan pantai Timur Amerika Selatan. Pantai Brasil juga ditampilkan dengan detail yang luar biasa, disertai dengan tingkat akurasi yang tinggi letak-letak sungainya. Meskipun Reis menjadikan ekspedisi Columbus sebagai sumber primernya, namun Columbus tidak pernah menginjakkan kakinya di wilayah Amerika Selatan sehingga catatan-catatan ekspedisi kaum muslimin pun menjadi bagian penting dari peta karyanya.
Data-data historis di atas adalah bukti shahih yang menunjukkan ekspedisi kaum muslimin dilakukan sebelum keberhasilan Columbus menginjakkan kakinya ke benua Amerika di tahun 1492, bahkan mungkin Columbus sendiri mengetahui bahwa dirinya bukanlah orang yang pertama melakukan hal itu. Columbus berlayar dari Spanyol di tahun yang sama dengan runtuhnya dinasti Islam terakhir di tanah Iberia. Selain itu banyak masyarakat Iberia yang beragama Islam dan sangat mengenal sejarah masa keemasan Islam. Pelayaran Columbus juga banyak diawaki oleh orang-orang Islam yang dipaksa memeluk Katolik atau dibunuh, Columbus pun bisa dengan mudah mendengar kisah tentang dunia baru tersebut lalu terinspirasi untuk menuju ke sana.
Setelah Columbus tiba di Amerika, ia mencatat beberapa hal syi’ar-syi’ar Islam di daerah tersebut. Ia berkomentar mengenai emas yang dimiliki oleh penduduk asli, dibuat dengan paduan dan tata cara yang sama dengan yang dibuat oleh kaum mulimin dari Afrika Barat. Columbus juga mencatatat bahwa kata asli untuk emas di daerah tersebut disebut dengan ghunain, yang sangat mirip dengan bahasa Mandika untuk menyebut kata emas, yaitu ghanin, sangat mirip sekali dengan bahasa Arab ghina yang berarti kekayaan.
Catatan Columbus juga mengisahkan adanya sebuah kapal di tahun 1498 yang memuat banyak barang dagangan yang diawaki oleh orang-orang Afrika yang menurut keterangan penduduk asli mereka adalah mitra dagang penduduk lokal. Jelas, teori yang menyatakan bahawa Columbus adalah orang yang pertama menjelajahi Samudera Atlantik dan menginjakkan kaki di benua Amerika adalah teori lama yang belum diuji. Tidak dipungkiri bahwa era Columbus adalah waktu yang sangat penting dalam sejarah dunia yang mengubah cara hidup di benua Amerika dan Eropa. Namun untuk dikatakan bahwa ia adalah orang yang pertama menginjakkan kaki di benua Amerika adalah teori yang sangat lemah. Eksistensi orang-orang Arab, Afrika Barat, dan Utsmani di daerah tersebut jauh sebelum kedatangan Columbus dan orang-orang Kristen Eropa. Teori-teori yang menyatakan bahwa Columbus adalah orang yang pertama datang ke tanah tersebut bukanlah menjadi fakta final. Teori tersebut masih sangat perlu diuji dan dibenturkan dengan teori Arab, Afrika Barat, dan Utsmani. Columbus tidak pernah tiba di daratan Amerika Utara. Perjalanannya membawa dia ke Amerika Tengah dan Selatan, Puerto Rico, Kepulauan Virgin Bahama dan kepulauan Karibia lainnya. Columbus bukan orang pertama yang menemukan Dunia Baru. Orang - orang Skandinavia (Viking) menjelajahi benua Amerika Utara pada abad ke-11 dan mendirikan koloni L'Anse aux Meadow.
Columbus bertanggung jawab langsung atas pembunuhan ribuan penduduk asli Amerika. Dia mengeksploitasi mereka, memanfaatkan sumber daya dan memperbudak mereka. Hugo Chavez menghancurkan patungnya di Caracas karena dia melihat Columbus sebagai imperialis yang banyak melakukan pembantaian.
Columbus dipandang sebagai pola dasar antara yang baik dan yang jahat di Spanyol dan Amerika Utara. Dia juga menjadi simbol budaya. Columbus adalah seorang Italia yang berspekulasi telah lahir di Genoa. Ada klaim bahwa ia sebenarnya lahir di Corsica juga.
Motivasi Columbus 'untuk eksplorasi adalah menjadi utusan untuk non-Kristen. Dunia ini tidak dianggap datar oleh Columbus dan penjelajahnya. yang hal Ini disebut Mitos Bumi Datar. Christopher Columbus adalah nama Anglophone yang diberikan kepada eksplorer. Dia memiliki nama Spanyol dan Italia juga. Yang paling terkenal, dia dipanggil Christoforo Kolombo. Permohonan pertimbangan dilakukan ke Portugal oleh Christopher Columbus untuk membantu dia mengeksplorasi dan mendanai perjalanannya. Raja memberikan proposal pada ahlinya, yang kemudian menolak hal itu.
Akhlak Colombus tidaklah sepenuhnya dikagumi. Dia terkenal kikir. Sifat inilah yang menyebabkan dia menghadapi kesulitan memperoleh tunjangan dana dari Ratu Isabella karena Colombus terlampau menampakkan keserakahannya tatkala melakukan tawar-menawar. Juga walaupun tidak pantas menuduhnya menurut ukuran etika jaman sekarang dia memperlakukan orang-orang Indian dengan kekejaman yang sangat. Karena itu, daftar buku ini bukanlah terdiri dari orang-orang yang paling bijak bestari dalam sejarah, melainkan orang yang paling berpengaruh, dan dalam kerangka ukuran ini Colombus menempati urutan nyaris paling atas.
Ratu Isabella menjanjikan Colombus jadi gubernur di pulau mana pun yang ditemuinya. Tetapi, selaku administrator dia betul-betul tidak becus sehingga dipecat dari jabatannya dan dikirim pulang ke Spanyol dengan tangan terbelenggu. Tetapi, sesampainya di Spanyol dia dibebaskan hanya saja tak pernah diberi jabatan lagi. Kabar angin mengatakan Colombus mati dalam kemiskinan tanpa ada dana apa pun. Tatkala kematiannya di tahun 1506 –kabar lain lagi– ada jugalah sedikit harta kekayaannya.
Terobsesi menemukan rute perjalanan laut ke Asia dan Timur Jauh, Columbus dengan kapal ‘Enterprise Hindia’ pada tahun 1492 berlayar ke laut lepas, dengan dukungan keuangan dari Raja Ferdinand dan Ratu Isabella dari Spanyol. Columbus ketika akan memulai perjalanannya untuk menemukan “Dunia Baru”.
Namun, bukannya menemukan daerah perdagangan kaya di Timur, Columbus dan krunya menemukan Dunia Baru yaitu Amerika, dan segera mulai menundukkan dan membunuh penduduk setempat dan menghapus kekayaan besar dari tanah tersebut. Columbus menemukan Dunia Baru.
Sebuah koloni kecil segera didirikan di Hispaniola yang terdiri dari tiga puluh sembilan krunya, sisanya kembali ke Spanyol dengan Columbus bersama dengan emas, rempah-rempah dan penduduk asli diambil sebagai budak untuk diberikan sebagai hadiah bagi pelanggan kerajaan. Columbus tiba kembali di Spanyol bersama budak dan barang rampasannya dari “Dunia Baru”.
Tahun berikutnya, ia memimpin ekspedisi kedua terdiri dari tujuh belas kapal besar dan berisi satu setengah ribu pendatang baru, yang tiba di Amerika sebulan kemudian. Pada saat ia kembali ke Hispaniola, anak buahnya sudah banyak yang dibunuh oleh penduduk setempat dan koloni kedua kemudian didirikan.
Columbus menghukum suku setempat, yang dikenal sebagai Taino, dengan kejam. Dia memperbudak banyak penduduk lokal dan membantai lebih banyak lagi, menurut Ward Churchill, mantan profesor studi etnis di University of Colorado, sampai tahun 1496, populasi telah berkurang dari sebanyak delapan juta menjadi sekitar tiga juta.
Pada ekspedisi yang ketiga, ia menjelajahi daerah tersebut sebelum kembali ke Hispaniola pada tahun 1498 di mana ia meninggalkan saudara-saudaranya, Diego dan Bartholomew untuk memegang kendali kekuasaan disana. Kondisi semakin menurun sehingga ia mengadakan kampanye teror melawan Taino, memerintah dengan tangan besi hingga menyebabkan banyak yg menentangnya termasuk pendatang baru (bangsa eropa sendiri) dan kepala daerah setempat. Keluhan kebrutalan sampai ke telinga penguasa Spanyol dan pada tahun 1500 mereka mengirim Hakim Ketua untuk membawa Columbus dan saudara-saudaranya kembali ke Spanyol dengan dirantai.
Namun segera setibanya di Sepanyol mereka dilepaskan dan diizinkan melakukan ekspedisi keempat dan terakhir, yang dilakukan dengan kebrutalan yang sama seperti yang sebelumnya. Pada saat ia akhirnya meninggalkan Amerika di tahun 1504, bangsa Taino telah menurun menjadi sekitar 100.000 orang arguably membuat Columbus penjahat perang menurut standar sekarang dan bersalah melakukan beberapa kekejaman terburuk terhadap ras lain dalam sejarah.
Beberapa dibunuh langsung ditempat sebagai hukuman ‘atas kejahatan’ untuk seperti tidak membayar upeti kepada penjajah. Banyak yang tidak bisa atau tidak mau membayar kemudian tangan mereka dipotong dan dibiarkan berdarah sampai mati. Columbus dan anak buahnya didokumentasikan oleh sejarah Las Casas, dikenal sebagai Brev siman relaci, yang melakukan penggantungan manusia secara massal, orang dipanggang di pantai, pembakaran dipertaruhkan dan bahkan memenggal kepala anak-anak dan memberikannya sebagai makanan anjing sebagai hukuman untuk tindak kejahatan yang paling kecil.
Para master Spanyol membantai penduduk pribumi, kadang-kadang ratusan hanya sebagai bentuk olahraga, membuat taruhan tentang siapa yang bisa membelah seorang pria menjadi dua, atau memotong kepala hingga putus dalam satu pukulan, kadang pula mereka memancung kaki anak2 kecil hingga putus hanya untuk menguji ketajaman pedang mereka.
Jadi, kita harus menjadi pembaca yang kritis, harus bisa mengkritisi setiap isi buku yang kita baca, tidak boleh menerima begitu saja, harus kita filter dengan sebaik mungkin, untuk mendapatkan kebenaran yang hakiki. Tidak boleh mudah terpengaruh dengan isi buku yang kita baca supaya tidak menjadikan suatu kesalahpahaman.




















Daftar Pustaka

 Antropology off the self : Anthropologist on writing Edited by Alisse Waterson and               Maria, D Vesperi Blackwell Publishing Ltd. ISBN : 978.1-405-18920-0
 http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/01/biografi-cristopher-colombus.html









1 comments:

  1. Saya selalu mendiagnosa bahwa sampai saat ini ada sesuatu yang janggal di setiap kalimat yang kamu produksi. Kaliamt itu punya jiwa, dan jiwa itu muncul lewat kejelasan gagasan yang menaungi sbeuah kalimat. Dengan keberanian kamu untuk menjelajah dunia gagasan yang ada, sebenarnya tulisan kamu bisa 'menggemparkan' dunia

    ReplyDelete